Skip to main content

Dialog LXVI: Penutup

penutup

beberapa hal masih saya risaukan terkait ketiadaan koordinator dka.

tempat asisten untuk kembali bertanya dan menanyakan perihal pengalaman akan hilang.

(tempat asisten untuk menanyakan sesuatu yang kebanyakan dijawab dengan: "googling dolo lah situ! males kali kau nyari sendiri!" atau sejenisnya bakal jarang ada lagi -_-)

tempat asisten untuk mengadu perihal masalah – masalah dalam pekerjaan mungkin tiada lagi.

(tidak ada yang bertanggungjawab untuk mendamaikan konflik antar asisten :p)

tidak ada yang bertanggungjawab terhadap pengelolaan asisten.

(tidak ada yang bertanggungjawab untuk memunguti sampah berserakan di ruang asisten, mengembalikkan botol teh yang belum dikembalikan ke kerat, merapikan sepatu - sepatu yang tidak ditaruh di rak, mengoleksi karet - karet gelang yang selalu ada di ruang asisten, dll. intinya tidak ada lagi yang dianggap dan menganggap dirinya staff sarpras khusus ruang asisten ^_^')

tambah lagi, saat ini asisten – asisten lama yang dituakan sudah jarang berada di ruang asisten.

(sedih ya! rasanya kayak waktu di pesantren saat senior - senior dah pada lulus -_-. padahal belum cukup dewasa buat mengayomi adik - adik)

namun kondisi ini memang suatu proses pendewasaan dan pembelajaran bagi seluruh asisten dan warga comlabs lainnya.

sehubungan dengan pengunduran diri saya, saya ingin menyampaikan ma’af jika banyak langkah dan keputusan saya yang lebih banyak membawa kemadharatan daripada kebaikan.
akhir kata, terima kasih untuk bimbingan seluruh kawan dan kakak asisten comlabs, manajemen, staff, dan klien – klien yang pernah saya tangani.

terima kasih juga kepada setiap orang yang membuat saya sedih dan kesal karena ketiadaan atau keberadaannya.

(maaf dan terima kasih buat dua sisi mata koin yang terlempar darinya masuk dalam pundi hati fajar, yang keberadaan dan tidak adanya selalu membuat fajar tidak tenang selama ini, yang selalu fajar....

oi! diem!)

karena kita hanya pelajar, dan gelar maha itu bukan untuk kita.

belajar.

salam

fajar fauzi hakim
(calon mantan) koordinator divisi korps asisten comlabs-usdi itb (yang insya Allah turun 15 april 2009 entar amin amin amin!!!)


garut
dikutip dari laporan setebal 50 halaman
(kata - kata dalam tanda kurung tentu ga tercantum di laporan ^_^)

Comments

matt said…
adeeuh...
met lamet mbah...
kya kya baru di post dah ada yang komen ^_^ jade pengen terharu

oi mat, kalo dah rada senggang, ke cl lah kali - kali, orang - orang tua dah pada ngilang tuh
Anonymous said…
This comment has been removed by the author.
Anonymous said…
ripos gan
matt said…
kmaren awak ke CL kok, rabu malem...
kadang2 jg masih suka numpang lewat liat2 DAP ama DKA

yah, lg mencoba mengalihkan aktivitas ke jurusan dan lab tp nampaknya keterusan, haha..
Anonymous said…
ooo...

jadi, kemarin yang diketik kak fajar di sebelahku itu panjangnya 50 halaman ya...

ckckck...
Meri said…
yah..jar..jar..jar...
awak msh sering ke comlabs kok :(

Popular posts from this blog

Dialog LX: You Tube, I Test

kata seorang teman , blog ini membosankan, isinya hanya tulisan melulu. maka saya mencoba untuk melakukan hal umum yang ternyata hampir belum pernah saya lakukan: memasang konten dari youtube . yup, hanya untuk memuaskan generasi audiovisual. kayaknya tidak perlu dijelaskan cara memasang konten dari youtube . namun saya baru tahu kalau setidaknya ada 2 cara; memanfaatkan video bar dan posting langsung. btw karena video naif yang sebelumnya agak diprotes, saya pasang naif yang lebih bagus. hidup naif!!! btw ini settingannya dikostumisasi dari youtube-nya. pakai border, tanpa video terkait, dan warna biru. lihat juga video bar 'favorite view' di sebelah kanan. namun nampaknya jika memberatkan, video bar ini akan dicabut.

Dialog LV: Coelho Calling?

when narcissus died, the goddesses of the forest appeared and found the lake, which had been fresh water, transformed into a lake of salty tears. "why do you weep?" the goddesses asked. "i weep for narcissus," the lake replied. "ah, it is no surprise that you weep for narcissus," they said, "for though we always pursued him in the forest, you alone could contemplate his beauty close at hand." "but..... was narcissus beautiful?" the lake asked. "who better than you to know that?" the goddesses said in wonder, "after all, it was by your banks that he knelt each day to contemplate himself!!" the lake was silent for some time. finally it said: "i weep for narcissus, but i never noticed that narcissus was beautiful. i weep because, each time he knelt beside my banks, i could see, in the depths of his eyes, my own beauty reflected." paulo coelho bukunya sudah terjual 43 juta kopi dan diterjemahkan ke dalam 56 bah...

Dialog LXXX: Banyak Jalan Menuju Tomorrowland (Bag. 1/2)

niat beli nasi goreng dekat kantor, berakhir nyasar ke pvj -_- yah, mumpung belum nonton mad max di blitz. eh, udah ada tomorrowland! film ini udah saya tunggu sejak matt inman, kartunis theoatmeal.com, diwawancara terkait tesla untuk riset film ini . mad max ntar lagi deh. kamu perlu lebih mengontrol diri dari aktivitas spontan yang menguras dompet. tapi yang ini kayaknya boleh. filmnya boleh banget sih tapi agak sulit menangkap plotnya...   *spoiler alert*