Skip to main content

'bersyukur'

acak berarak tak merasa mengganggu
berkibar biru, hijau, atau merah putih biru,

sebagai juara turnamen yang tidak diikutinya,
mereka bersyukur dalam euforia


sedikit waras menonton di tepi jalan
berpesta kecil dengan musik dan klakson tangan

yang sedikit gila berhenti di pinggiran agak ke tengah
menari, menyapa, atau sekedar berhenti, agar lebih meriah

menawarkan jempol ketengah atau tangan terbuka
untuk sekedar dibalas jempol atau tepukan

yang gila betul menari di tengah dengan baju terbuka
menjadi sumbatan kolesterol di pembuluh jalan raya

dua orang melompat ke atas truk plat f gerbong datar
menari diatasnya pada musik yang tak ku dengar

sementara supir truk bengong; wajahnya lurus ke depan, datar 


seperti gerbongnya

orang tua terburuk, membawa anak kecilnya di bawah terik
mengangkat ke pundaknya dan mengisyaratkan 'tidak perlu ada aturan dalam 

kegembiraanan, kita tidak licik'

ikut arus, gembira, tidak, resah
pengendara resah, raungannya membuat gundah

muak, memacu motornya berpisah dengan jalan
bersamaku, masuk ke mal mencari perlindungan

jauh dari hingar dan bingar, walikota mengetik pada lidah favoritnya: 

"tolong tertib" 

kepalanya gundul karena janji yang menyetujui 
fanatisme, sumber nyala gejolak euforia massa yang ngeri

kegilaan massal dari euforia sporadis yang berbahan bakar fanatisme tak bisa dikendalikan digit-digit huruf dan sedikit orang waras atau berseragam

namun yang berhak akan selalu menerima apologi
meski pemuda-pemuda urakan lanjut berpesta hingga bulan bersaksi

bulan, jika mesti itu yang namanya bersyukur,
mungkin tidak ada yang perlu kita syukuri lagi

Comments

Popular posts from this blog

Dialog LX: You Tube, I Test

kata seorang teman , blog ini membosankan, isinya hanya tulisan melulu. maka saya mencoba untuk melakukan hal umum yang ternyata hampir belum pernah saya lakukan: memasang konten dari youtube . yup, hanya untuk memuaskan generasi audiovisual. kayaknya tidak perlu dijelaskan cara memasang konten dari youtube . namun saya baru tahu kalau setidaknya ada 2 cara; memanfaatkan video bar dan posting langsung. btw karena video naif yang sebelumnya agak diprotes, saya pasang naif yang lebih bagus. hidup naif!!! btw ini settingannya dikostumisasi dari youtube-nya. pakai border, tanpa video terkait, dan warna biru. lihat juga video bar 'favorite view' di sebelah kanan. namun nampaknya jika memberatkan, video bar ini akan dicabut.

Dialog LV: Coelho Calling?

when narcissus died, the goddesses of the forest appeared and found the lake, which had been fresh water, transformed into a lake of salty tears. "why do you weep?" the goddesses asked. "i weep for narcissus," the lake replied. "ah, it is no surprise that you weep for narcissus," they said, "for though we always pursued him in the forest, you alone could contemplate his beauty close at hand." "but..... was narcissus beautiful?" the lake asked. "who better than you to know that?" the goddesses said in wonder, "after all, it was by your banks that he knelt each day to contemplate himself!!" the lake was silent for some time. finally it said: "i weep for narcissus, but i never noticed that narcissus was beautiful. i weep because, each time he knelt beside my banks, i could see, in the depths of his eyes, my own beauty reflected." paulo coelho bukunya sudah terjual 43 juta kopi dan diterjemahkan ke dalam 56 bah...

Dialog LXXX: Banyak Jalan Menuju Tomorrowland (Bag. 1/2)

niat beli nasi goreng dekat kantor, berakhir nyasar ke pvj -_- yah, mumpung belum nonton mad max di blitz. eh, udah ada tomorrowland! film ini udah saya tunggu sejak matt inman, kartunis theoatmeal.com, diwawancara terkait tesla untuk riset film ini . mad max ntar lagi deh. kamu perlu lebih mengontrol diri dari aktivitas spontan yang menguras dompet. tapi yang ini kayaknya boleh. filmnya boleh banget sih tapi agak sulit menangkap plotnya...   *spoiler alert*