Skip to main content

Singing Pixie

verse 1
hari itu saya baru nginep di comlabs sambil setengah begadang untuk mengerjakan pr. hasilnya pr itu sedikit dikerjakan. finishing touch (menyalin 4 setengah soal dari 5 soal kerjaan teman... well sebenernya sendiri bakal bisa juga tapi bakal lama, n males ngitung) dilakukan paginya sebelum pak endra sampai di kelas. untungnya pagi itu cuaca agak aneh. pak endra datang mungkin 45 menit (mungkin lebih) setelah saya datang sekitar jam 7 lebih sedikit. tidak aneh meski saya agak tertidur, kuliah serasa singkat. pagi kemarin itu ujian matfis diundur jadi besok. dengan perasaan yang mengantuk dan sedikit (sangat) cemas, saya menerawang dalam pagi yang lembab. sedikit rintik, teduh, dan basah dimana-mana. warna tembok memutih dalam semacam kabut yan tidak bisa pula disebut kabut. seperti gangguan mata. serasa di alam lain yang tidak disadari semua orang. mengalun: sherina-singing pixie
verse 2
sore masih seperti gambar di atas sehabis presentasi di kelas ppkn. dari kedatanganku yang malas-malas, presentasi yang agak kurang persiapan itu dinilai baik oleh dosen. ternyata hasil lebih penting dari proses. dalam kasus ini. lalu aku kembali ke comlabs, browsing dan menemukan bahwa dari tunisia pun bisa ngeblog, selain nge ym. aries, yang dapat saya sebut salah satu sahabat terdekat saya semasa dulu, memiliki blog. mungkin dia baru sekitar setengah
tahun di tunisie saat ini. dari blog itu saya dapat merasakan perasaan saya saat dulu petama kali menginjakkan kaki di itb: rindu. dan rindu aries ini lebih complicated: berada di ribuan kilo dari tanah kelahiran dan menimba ilmu dalam kultur yang berbeda setelah vakum belajar setahun. dan di sana ia menulis, hobinya sejak dulu. saya dapat melihat bahasanya sekali lagi dan panjangnya tulisannya. karakternya sejak dulu yang kelihatannya tidak berubah. kesimpulan saya, dia masih... utad!^_^. satu lagi yang menarik perhatian, adalah blog ipdnmania. saya baru lihat-lihat sekarang... membaca blog ini, saya merasa tidak mampu melihat mana yang benar dan mana yang dilebih-lebihkan. well, i guess it is not my business...
verse3
bangun secara aneh pada jam 9 pagi. terheran dan kesal lalu berangkat kuliah. kecemasan memuncak saat tutorial. apakah ada satu hal yang dapat kumengerti? jika malam ini aku belajar matfis untuk ujian besok, apakah saya akan bisa? lebih baik mengerjakan beberapa tugas lain yang dapat dikerjakan beres semalaman ini untuk deadline yang sama besok. kemampuan ada, hasil bisa diharapkan. namun aku dibenturkan dengan prioritas....
still playing: singing pixie......(dicari di manapun di internet liriknya ga ketemu)

Comments

Popular posts from this blog

Dialog LX: You Tube, I Test

kata seorang teman , blog ini membosankan, isinya hanya tulisan melulu. maka saya mencoba untuk melakukan hal umum yang ternyata hampir belum pernah saya lakukan: memasang konten dari youtube . yup, hanya untuk memuaskan generasi audiovisual. kayaknya tidak perlu dijelaskan cara memasang konten dari youtube . namun saya baru tahu kalau setidaknya ada 2 cara; memanfaatkan video bar dan posting langsung. btw karena video naif yang sebelumnya agak diprotes, saya pasang naif yang lebih bagus. hidup naif!!! btw ini settingannya dikostumisasi dari youtube-nya. pakai border, tanpa video terkait, dan warna biru. lihat juga video bar 'favorite view' di sebelah kanan. namun nampaknya jika memberatkan, video bar ini akan dicabut.

Dialog LV: Coelho Calling?

when narcissus died, the goddesses of the forest appeared and found the lake, which had been fresh water, transformed into a lake of salty tears. "why do you weep?" the goddesses asked. "i weep for narcissus," the lake replied. "ah, it is no surprise that you weep for narcissus," they said, "for though we always pursued him in the forest, you alone could contemplate his beauty close at hand." "but..... was narcissus beautiful?" the lake asked. "who better than you to know that?" the goddesses said in wonder, "after all, it was by your banks that he knelt each day to contemplate himself!!" the lake was silent for some time. finally it said: "i weep for narcissus, but i never noticed that narcissus was beautiful. i weep because, each time he knelt beside my banks, i could see, in the depths of his eyes, my own beauty reflected." paulo coelho bukunya sudah terjual 43 juta kopi dan diterjemahkan ke dalam 56 bah...

Dialog LXXX: Banyak Jalan Menuju Tomorrowland (Bag. 1/2)

niat beli nasi goreng dekat kantor, berakhir nyasar ke pvj -_- yah, mumpung belum nonton mad max di blitz. eh, udah ada tomorrowland! film ini udah saya tunggu sejak matt inman, kartunis theoatmeal.com, diwawancara terkait tesla untuk riset film ini . mad max ntar lagi deh. kamu perlu lebih mengontrol diri dari aktivitas spontan yang menguras dompet. tapi yang ini kayaknya boleh. filmnya boleh banget sih tapi agak sulit menangkap plotnya...   *spoiler alert*