Skip to main content

Posts

Bigband Fantasy

fany kecil sedang berjalan pada malam yang rintik di kampus bandung saat tiba-tiba tersesat di new york. hingar bingar malam. musik dan musik. brass bertarung dengan bass dan piano. bagi fany, itulah new york. fany kecil sendirian di sana, namun ia merasa senang berada di tempat yang sering dia idamkan. dia hanya mengenal tempat itu dari dongeng-dongeng teman mainnya. kini, dia mendengarnya langsung. fany kecil melewati sekumpulan anak-anak cina. dia pikir mungkin inilah chinatown atau pecinan. anak-anak cina itu diasuh oleh seorang cina tua yang penuh haru. lucu. mereka juga membawa dua orang pribumi. seorang gadis kecil dari mereka dengan suara anak kecilnya bermain di winter wonderland. gadis lugu yang suka bicara ini bisa bermain apa saja sesukanya. dia mengucapkan sesuatu pada fany kecil. selamat natal dan tahun baru, katanya. aneh, menurut fany kecil. natal kan masih dua puluh hari lagi. lelaki kurus dengan ikatan rambut yang aneh tapi menarik memimpin teman-temannya yang kemerah...

Dialog LXXII: Kunang-kunang

orang memandang dunia dengan tatapan takjub ketika kecil dan menggantinya dengan tatapan takut ketika dewasa -ibad- seorang teman berkata saat kami bercanda "basa tpb -tingkat 1- mah sagala teh asa serab, ayeuna mah da gelap weh..." lalu dia tertawa. kami tertawa. dalam kegelapan tingkat atas yang kami sebut-sebut, kami tertawa. yup, saat kita sedikit lebih muda dari saat ini, dunia itu silau. silau oleh optimisme, percaya diri, dan mimpi-mimpi. tiba-tiba sudah ada di sini. bersama teman-teman yang sebagian diam-diam dirinya terbelah antara merasa lebih sampah dari yang lain dan merasa lebih dewa dari yang lain. merasa sedikit ketakutan oleh masa depan dan masa kini yang suram. saya jadi rindu kunang-kunang. serangga yang lebih lincah dari bintang-bintang meski memiliki kelip yang sama. kelip yang kadang berwarna putih, kemerahan, atau kebiruan. iya gitu? kunang-kunang cahayanya kuning kan? ga tahu ya, seingat saya begitu. mungkin ingatan...

Dialog LXXI: This Saturday Night's Poem

dengarkan, pelajar sarungkan penamu tintanya lelah mengalir seperti matamu yang lelah oleh monitor istirahatkan pikiran, tidak untuk lengah kita tahu aku telah banyak tertidur menyesalkan orang berlari sampai jauh jika lebih diam lagi aku akan tertinggal pecundang yang berdiri sendiri belakangan kamu bersemangat suatu perasaan yang hebat dengan perasaan tersebut mungkin tidak perlu lagi cinta jalanan padat, langit bersorak orang bersenang-senang tanpa aku lalu akan tetap begitu aku bukan bagian dari mereka aku belum mandiri untuk bersenang aku masih pemuda yang butuh berjuang belum tiba menebus rindu keluarga belum tiba keniscayaan berkeluarga aku melihat lewat matamu dunia di sekitar kita bergolak hubungan terjalin dan terputus menjadi kabar yang mengarahkan aliran hidup malam yang mengurangi hidup sebagian kau buang separuh disisihkan untuk istirahat yang tak santai sesekali tutuplah penamu bukakan mata dan hati

Dialog LXX: Di Negeri Para Penc***a Keadilan

pulang malam, seperti biasa. malam yang kontras dengan siang. padatnya jalan di persimpangan diganti sepi. sepi dari pengemudi, sepi dari polisi. sepi... jalan kosong tak bertuan tanpa peraturan. adalah kisah dari lembaga yang dijadikan ujung tombak pemberantasan korupsi, kpk. ini adalah babak saat ia dikerdilkan sebagai kaum cicak, dan lawan-lawannya dimetaforakan sebagai buaya yang buas dan biasanya jahat. entah mengapa, salah satunya harus besar dan salah satunya harus kecil. besar maupun kecil, konon dua-duanya sama-sama mandul dari dulu. kaum cicak konon kaum yang suka tebang pilih dan buaya-buaya konon suka berat sebelah. hei, gimana bisa cicak nebang pohon! er... entahlah... tapi yang jelas, meski banyak cicak di rumah, tetep aja nyamuknya banyak kalo malem -_-. lalu malam yang tanpa peraturan itu ditembus begitu saja. peraturan dibuat agar aman. jika kita bisa memastikan keamanan di persimpangan, maka kita bisa menjadi hakim, atau presiden, yang memutuskan bahwa lampu merah waj...

How Can Something Life Without Becoming A God?

impian terliarku adalah menjadi tuhan. tidak penting bagaimana aku disembah. karena menjadi tuhan adalah memiliki kehendak yang tidak satupun dapat ditahan. tidak ada suara rakyat yang bisa menandingi suaraku. karenanya segala hal akan berjalan sesuai keinginanku. segala sesuatu berasal dari hukumku. semua tunduk, mungkin tanpa harus mereka tahu bahwa mereka sedang tunduk. semua hal tertuju pada aku. menjadi tuhan juga berarti sangat berkuasa untuk menguasi diri. aku akan menjadi seperti yang kuinginkan dengan hanya menginginkannya. aku akan menjadi seseorang yang paling bersyukur tanpa harus menahan perihnya kekurangan. tanpa bersabar. aku akan menjadi diri sendiri tanpa harus berbohong dan menderita. kita tahu, menjadi diri sendiri hanyalah dusta. semua orang menginginkan orang lain sama sepertinya, tanpa harus repot-repot bertoleransi. dengan menjadi tuhan, maka aku akan menjadi diri sendiri sepenuhnya. aku bukan lagi manusia. semua hal yang berkaitan dengan sifat-sifat kemanusiaan ...

Dialog LXIX: In Inkscape I Stubbornly Trust

berawal dari kesadaran bahwa mendesain menggunakan produk ilegal, terutama untuk kepentingan finansial, itu tidak baik, maka saya mulai belajar mengoperasikan inkscape dan gimp. inkscape adalah software desain grafis berbasis vector, seperti corel draw. gimp dapat dikatakan padanan dari adobe photoshop. niat saya, jika saya sudah cukup mahir dan menghasilkan karya dengan software tersebut, saya akan mengajukan pelatihan grafik desain menggunakan inkscape dan gimp ke comlabs. kemudian, saya diajak teman untuk mendesain publikasi dan perlengkapan untuk kegiatan asian cmd workshop . saya manfaatkan tugas ini untuk menghasilkan karya inkscape pertama. bisakah saya? bisa. poster di atas adalah hasilnya. lebih dari itu, saya menemukan kelebihan dan kekurangan dari software ini: kelebihan: legal gratis open source btw itu dah jelas kan? ya, saya sebutkan yang jelas dulu saja. sebab bagi banyak orang, mungkin kelebihan inkscape, ya hanya itu saja. kelebihan (part2): dapat mengaplikasikan filte...

Dialog LXVIII: ***ta

[intro] d em 4x mengalun padi-harmoni. sekarang pukul 22 lewat di tanggal 22 mei. hari yang tidak begitu biasa. melewati salah satu ujian dengan relatif lebih baik (yang satunya lagi lebih buruk). mendapat nasihat dari orang nomor satu di teknik fisika angkatan 2005. pertama kalinya mengunjungi lagi tempat nongkrong yang ditinggalkan lebih dari sebulan. beli tiket untuk nonton oz box fest. makan malam di luar sendiri lagi setelah lama tidak. browsing ga jelas, mengunjungi detik.com dan menemukan blog berjudul " haruskah c***a diperjuangkan…?? " yang di post tanggal 22 mei dan sudah mendapat 22 comment. blog typical female bagiku, saya memang tak mengenal pemiliknya, namun saya rasa yang dia alami sama dengan yang dialami banyak perempuan di dunia. di blog itu, mengalun padi-harmoni. d em d em saya anggap suatu pertanda bahwa saya harus menulis tentang kata-yang-disensor-di-blog-ini, c***a. nampaknya saya tidak begitu bisa. saya mempelajari dan ...