Skip to main content

Dialog VI: Mirror

kamu menghapusnya?

ya.

sesuai dengan yang dia minta?

kuharap. tapi dia pasti komen, lama banget ya cuma ngehapus doang.

iya, padahal cuma ngehapus doang. kamu benar-benar melakukan itu untuknya?

iya, mencoba mengingat keadaan yang sama saat aku menyinggung rahasia teman di radio sekolah. aku memang jarang pikir panjang jika menyinggung orang. aku selalu menyerah untuk memahami perasaan orang lain sebab itu sendiri seringkali membuatku rugi. namun kali ini aku mencoba merasakan apa yang dia rasakan.

aku dapat memahaminya, bagi kamu mungkin itu bukan hal menyakitkan. bagi dia mungkin.

menghapusnya bukan hal yang dapat memperbaiki, namun setidaknya mungkin aku dapat sedikit mengurangi hal buruk.

menurutku itu malah hal yang baik.

mungkin. tapi sebenarnya aku tidak menghapusnya. hanya menyembunyikannya.

tapi cukup hebat untuk mengalah.

terima kasih.

hebat, seorang laki-laki lemah pendirian yang begitu saja tunduk pada kata-kata seorang gadis X-D!!! hehehehe...

biar!!

Comments

Popular posts from this blog

Dialog LV: Coelho Calling?

when narcissus died, the goddesses of the forest appeared and found the lake, which had been fresh water, transformed into a lake of salty tears. "why do you weep?" the goddesses asked. "i weep for narcissus," the lake replied. "ah, it is no surprise that you weep for narcissus," they said, "for though we always pursued him in the forest, you alone could contemplate his beauty close at hand." "but..... was narcissus beautiful?" the lake asked. "who better than you to know that?" the goddesses said in wonder, "after all, it was by your banks that he knelt each day to contemplate himself!!" the lake was silent for some time. finally it said: "i weep for narcissus, but i never noticed that narcissus was beautiful. i weep because, each time he knelt beside my banks, i could see, in the depths of his eyes, my own beauty reflected." paulo coelho bukunya sudah terjual 43 juta kopi dan diterjemahkan ke dalam 56 bah...

Dialog LX: You Tube, I Test

kata seorang teman , blog ini membosankan, isinya hanya tulisan melulu. maka saya mencoba untuk melakukan hal umum yang ternyata hampir belum pernah saya lakukan: memasang konten dari youtube . yup, hanya untuk memuaskan generasi audiovisual. kayaknya tidak perlu dijelaskan cara memasang konten dari youtube . namun saya baru tahu kalau setidaknya ada 2 cara; memanfaatkan video bar dan posting langsung. btw karena video naif yang sebelumnya agak diprotes, saya pasang naif yang lebih bagus. hidup naif!!! btw ini settingannya dikostumisasi dari youtube-nya. pakai border, tanpa video terkait, dan warna biru. lihat juga video bar 'favorite view' di sebelah kanan. namun nampaknya jika memberatkan, video bar ini akan dicabut.

Dialog LXXXIII: Januari 2025

Gedung ITB Innovation Park Technopolis seberang kantor Agate. 'Kusen' luarnya kayak gelombang radar. Sedang dalam pengaruh kafein. Mulai pudar setelah jalan-jalan ga jelas di Chiwalk, tarik napas, dan minum air putih sedikit. Nitro Coffee ZR Cafe anjeng. Mantap. Tapi bangsat. Bung. Bahasa, Bung. Maaf, pengaruh kafein bikin hati berdebar. Hanya ini yang bisa mengulang rasa patah hati. Namun, tanpa pemanis berupa sisa rasa berharap bekas obsesi asmara. Kondisi kamu seperti ini, mau nulis? Keburu lupa. Yah, aku gak akan detail lagi sih. 2025 ini lebih buruk. Sedikit yang kuingat juga lumayan. Bulan ini aku masih ada kontrak kerjaan Unity dengan Lunar Interactive. Bayarannya lumayan. Selain itu, aku mencoba melamar ke Wisageni Studio di Jogja. Kebayang-bayang kalau pindah ke sana. Namun, saat tes teknis programming... aku kewalahan dan menyerah di akhir batas pengumpulan tugas. Sedikit hal yang menarik, saat menunggu soal tes datang, aku mencoba demo game K-Pop Idol Stories, game m...