Skip to main content

Dialog XI: Happy Boring Holly Holiday

well... liburan itu tak mati juga tak hidup. jadi, kehidupan seperti apa yang kamu jalani belakangan ini?

kehidupan yang mengkhawatirkan tugas-tugas masa depan. dateng-dateng ke itb udah ditawarin keja di tim uap jadi pengurus mading dll. belum ntar pip, belum lagi ada rencana buat ngehidupin buletin connectix, belum lagi jadi panpel di comlabs, belum lagi ngurus buletin-buletin di km, belum lagi berbagai proyek web development, belum lagi belajar mandiri, dan yang lebih penting, belum lagi tugas dan kuliah!!!!

dan seperti biasa, kamu ambil semuanya dan bisa melewatinya. baik atau jelek. tapi saya menanyakan hal yang telah lalu lho.

oke, hari-hari kemarin penuh cerita dan obrolan keluarga. tak ada belajar c++ ataupun joomla. hanya sedikit riya dengan corel.

yahaha!!! sukses deh dengan logo dombanya!!!

terus juga menyoal isu teman kita yang masuk n11. isu yang ga jelas, dan berakhir dengan cara yang ga jelas. atau mungkin tidak berakhir. isu yang kebenarannya mungkin ada.

sesamar teori konspirasikah?

teori konspirasi memang samar. tapi wajah zionis dan amerika terlalu busuk. heran juga, mereka nampaknya tidak sembunyi, namun tidak ada yang nembak.

benar. hal-hal kayak gituan memang gak usah jadi bahan stress.

kalo soal 'seseorang yang curhat'?

kalo kamu memang temennya, kamu bakal ngedengerinnya. itu aja. tambah lagi, kamu butuh oang buat curhat soal liburanmu yang menyebalkan, soal tangung jawabmu dan lain sebagainya kan? tuh dia ada. bukannya aku tak suka mendengar keluhanmu, tapi berbicara di sini sama saja dengan berbicara di pinggir jalan. bisa sepi, bisa ramai.

oke, kita bicara di tempat sepi lainnya.

Comments

Anonymous said…
This comment has been removed by a blog administrator.
yup aa jaim banget loh...
dengan kata lain aa berusaha bersikap tergantung situasi dan kondisi.

kerja itu... ibadah^_^

aa ga hapus ya, teteh ga usah pelit karena malu kalo mau bagi-bagi ilmu.

makasih ya...

Popular posts from this blog

Dialog LV: Coelho Calling?

when narcissus died, the goddesses of the forest appeared and found the lake, which had been fresh water, transformed into a lake of salty tears. "why do you weep?" the goddesses asked. "i weep for narcissus," the lake replied. "ah, it is no surprise that you weep for narcissus," they said, "for though we always pursued him in the forest, you alone could contemplate his beauty close at hand." "but..... was narcissus beautiful?" the lake asked. "who better than you to know that?" the goddesses said in wonder, "after all, it was by your banks that he knelt each day to contemplate himself!!" the lake was silent for some time. finally it said: "i weep for narcissus, but i never noticed that narcissus was beautiful. i weep because, each time he knelt beside my banks, i could see, in the depths of his eyes, my own beauty reflected." paulo coelho bukunya sudah terjual 43 juta kopi dan diterjemahkan ke dalam 56 bah...

Dialog LX: You Tube, I Test

kata seorang teman , blog ini membosankan, isinya hanya tulisan melulu. maka saya mencoba untuk melakukan hal umum yang ternyata hampir belum pernah saya lakukan: memasang konten dari youtube . yup, hanya untuk memuaskan generasi audiovisual. kayaknya tidak perlu dijelaskan cara memasang konten dari youtube . namun saya baru tahu kalau setidaknya ada 2 cara; memanfaatkan video bar dan posting langsung. btw karena video naif yang sebelumnya agak diprotes, saya pasang naif yang lebih bagus. hidup naif!!! btw ini settingannya dikostumisasi dari youtube-nya. pakai border, tanpa video terkait, dan warna biru. lihat juga video bar 'favorite view' di sebelah kanan. namun nampaknya jika memberatkan, video bar ini akan dicabut.

Dialog LXXXIII: Januari 2025

Gedung ITB Innovation Park Technopolis seberang kantor Agate. 'Kusen' luarnya kayak gelombang radar. Sedang dalam pengaruh kafein. Mulai pudar setelah jalan-jalan ga jelas di Chiwalk, tarik napas, dan minum air putih sedikit. Nitro Coffee ZR Cafe anjeng. Mantap. Tapi bangsat. Bung. Bahasa, Bung. Maaf, pengaruh kafein bikin hati berdebar. Hanya ini yang bisa mengulang rasa patah hati. Namun, tanpa pemanis berupa sisa rasa berharap bekas obsesi asmara. Kondisi kamu seperti ini, mau nulis? Keburu lupa. Yah, aku gak akan detail lagi sih. 2025 ini lebih buruk. Sedikit yang kuingat juga lumayan. Bulan ini aku masih ada kontrak kerjaan Unity dengan Lunar Interactive. Bayarannya lumayan. Selain itu, aku mencoba melamar ke Wisageni Studio di Jogja. Kebayang-bayang kalau pindah ke sana. Namun, saat tes teknis programming... aku kewalahan dan menyerah di akhir batas pengumpulan tugas. Sedikit hal yang menarik, saat menunggu soal tes datang, aku mencoba demo game K-Pop Idol Stories, game m...