Skip to main content

Dialog XXXVII: Introducing, Dororombi!!!


dwi: ini... harusnya domba kan? koq mirip tikus?
dira: tikus... tapi ada tandukan!?
ari: ini kambing habis makan babi, trus dimakan orang.
mamat: dibilangin juga tikus tandukan...


wai... lumayan cute t..

oke... okeh!!!!! ini emang tikus tandukan!!! (makan tuh, jagat!!! ^__^) btw ini proyek tracing pertama saya... seingat saya. dan ini bukan iseng, tapi bener-bener akan dipergunakan buat publikasi pertemuan form@tters 2007. kalia yang ada di itb akan melihatnya di setiap sudut!!!

btw, bakal dipermak lagi sehingga lebih bagus ga?

ga tahu sih, yang gambarnya kan jagat, saya cuman nge-scan (saya nge scan ini lebih dari setengah tahun yang lalu ^__^ baru di trace sekarang) dan nge-trace. tumben saya tekun. ini lumayan maksimal ngetracenya. tapi bisa. mungkin termasuk gampang kali ya... paling nanti mo dicoba pake gaya-gaya yang beda. mungkin bakal jadi maskot form@t atau pip08 setelah ga sempat jadi maskot pip07.

iyah, kayaknya bakal lebih bagus lagi kalo karakter tikus ini dibuat lebih hidup.

btw ini adalah domba garut!!!!

Comments

Anonymous said…
waaa... keren...

tapi kok dilihat dari matanya, kesannya domba ini bego ya?
wew kliatan bego yah ^_^?

Popular posts from this blog

Dialog LV: Coelho Calling?

when narcissus died, the goddesses of the forest appeared and found the lake, which had been fresh water, transformed into a lake of salty tears. "why do you weep?" the goddesses asked. "i weep for narcissus," the lake replied. "ah, it is no surprise that you weep for narcissus," they said, "for though we always pursued him in the forest, you alone could contemplate his beauty close at hand." "but..... was narcissus beautiful?" the lake asked. "who better than you to know that?" the goddesses said in wonder, "after all, it was by your banks that he knelt each day to contemplate himself!!" the lake was silent for some time. finally it said: "i weep for narcissus, but i never noticed that narcissus was beautiful. i weep because, each time he knelt beside my banks, i could see, in the depths of his eyes, my own beauty reflected." paulo coelho bukunya sudah terjual 43 juta kopi dan diterjemahkan ke dalam 56 bah...

Dialog LX: You Tube, I Test

kata seorang teman , blog ini membosankan, isinya hanya tulisan melulu. maka saya mencoba untuk melakukan hal umum yang ternyata hampir belum pernah saya lakukan: memasang konten dari youtube . yup, hanya untuk memuaskan generasi audiovisual. kayaknya tidak perlu dijelaskan cara memasang konten dari youtube . namun saya baru tahu kalau setidaknya ada 2 cara; memanfaatkan video bar dan posting langsung. btw karena video naif yang sebelumnya agak diprotes, saya pasang naif yang lebih bagus. hidup naif!!! btw ini settingannya dikostumisasi dari youtube-nya. pakai border, tanpa video terkait, dan warna biru. lihat juga video bar 'favorite view' di sebelah kanan. namun nampaknya jika memberatkan, video bar ini akan dicabut.

Dialog LXXXIII: Januari 2025

Gedung ITB Innovation Park Technopolis seberang kantor Agate. 'Kusen' luarnya kayak gelombang radar. Sedang dalam pengaruh kafein. Mulai pudar setelah jalan-jalan ga jelas di Chiwalk, tarik napas, dan minum air putih sedikit. Nitro Coffee ZR Cafe anjeng. Mantap. Tapi bangsat. Bung. Bahasa, Bung. Maaf, pengaruh kafein bikin hati berdebar. Hanya ini yang bisa mengulang rasa patah hati. Namun, tanpa pemanis berupa sisa rasa berharap bekas obsesi asmara. Kondisi kamu seperti ini, mau nulis? Keburu lupa. Yah, aku gak akan detail lagi sih. 2025 ini lebih buruk. Sedikit yang kuingat juga lumayan. Bulan ini aku masih ada kontrak kerjaan Unity dengan Lunar Interactive. Bayarannya lumayan. Selain itu, aku mencoba melamar ke Wisageni Studio di Jogja. Kebayang-bayang kalau pindah ke sana. Namun, saat tes teknis programming... aku kewalahan dan menyerah di akhir batas pengumpulan tugas. Sedikit hal yang menarik, saat menunggu soal tes datang, aku mencoba demo game K-Pop Idol Stories, game m...