Skip to main content

Posts

Dialog XIII: Agony of Arrogance

Suatu hal yang penting untuk diungkapkan meski perasaan ini sudah lewat. lewat dialog ku denganmu dalam maya, aku sudah dapat mengurangi derita ini. well, apa hal penting yang kamu ingin bagi ini. arogansi? yah. untungnya aku bukan orang yang terlampau egois yang mengatakan, aku nggak suka kalau ideku yang sudah dipikirkan matang ditolak sehingga membuatku down. aku sebenarnya selalu begitu. dalam pembicaraan dengan orang yang tidak aku anggap superior dan dekat. hm... orang-orang yang seperti apa ya? hampir semua orang, fajar. semua orang yang mengungkapkan pemikiran yang bertentangan, berbeda, dan menyinggung pemikiranmu. dari sanalah arogansimu muncul. sepertinya betul. hm... memang betul. apakah aku masih seperti yang dikatakan kakakku bahwa aku gak bisa dinasehatin? itu sih mungkin kamu yang masih berfikir seperti itu. bisa jadi. namun ini juga karena aku merasa superior. lebih daripada yang lain. atau tidak mau dianggap kurang dari yang lain dalam suatu hal. aku menganggap diriku...

Dialog XII: Valentine

today's valentine. yep... what?hahaha so you're really making this day precious. oh, i guess you think everyday is precious day but today is special, don't you? well, but nothing is going to be special. may it just be my story. or her story. however, i can't do a thing. my phone battery is out. bad thing, isn't it? well another shiny thing appeared today. with its crescent shine. blinded my eyes... ...but however you can't get it. right? huh. forget it. but today i found something interesting from an unforgettable thing. the sweet ending of doraemon. haha... nostalgia of childhood. but i wasn't imagined that the ending could be that impressive. there are three ending of doraemon. but this one is the best. yeah it's so cool. by the way, i ask you, how do you remember the memory of this special day? um... it's blurred. i couldn't remember the whole time we passed. i couldn't remember the whole feeling we had. that's all. fortunately i have...

Dialog XI: Happy Boring Holly Holiday

well... liburan itu tak mati juga tak hidup. jadi, kehidupan seperti apa yang kamu jalani belakangan ini? kehidupan yang mengkhawatirkan tugas-tugas masa depan. dateng-dateng ke itb udah ditawarin keja di tim uap jadi pengurus mading dll. belum ntar pip, belum lagi ada rencana buat ngehidupin buletin connectix, belum lagi jadi panpel di comlabs, belum lagi ngurus buletin-buletin di km, belum lagi berbagai proyek web development, belum lagi belajar mandiri, dan yang lebih penting, belum lagi tugas dan kuliah!!!! dan seperti biasa, kamu ambil semuanya dan bisa melewatinya. baik atau jelek. tapi saya menanyakan hal yang telah lalu lho. oke, hari-hari kemarin penuh cerita dan obrolan keluarga. tak ada belajar c++ ataupun joomla. hanya sedikit riya dengan corel. yahaha!!! sukses deh dengan logo dombanya!!! terus juga menyoal isu teman kita yang masuk n11. isu yang ga jelas, dan berakhir dengan cara yang ga jelas. atau mungkin tidak berakhir. isu yang kebenarannya mungkin ada. sesamar teori ...

Dialog X: Dialog of Change

aku sudah banyak ngobrol dengan banyak orang. well, termasuk aku? yah... kau dimasukkan sajah lah! ^_^ jadi, apa yang membuat dialog-dialog itu sepertinya tidak membuatmu senang? bukankah itu keinginanmu untuk dapat berhubungan dengan orang-orang? well, pada akhirnya, aku selalu takut untuk membuat link baru. mungkin aku merasa... entah kenapa... terbebani. gak rasional. tapi bukan itu yang kupikirkan. eu.... sebenarnya iya. aku ngobrol serius masalah hal yang serius dengan orang A lalu orang B. semuanya memberikan wacana ilmu dan sebagainya. tapi aku merasa gak menemukan titik temu dari pemikiran-pemikiran mereka. agar kamu hanya memikirkan satu pemikiran yang bisa kamu emban, kan? kamu tertekan dengan tugas-tugas yang dibebankan 4 fokus kamu.... hah, disebutnya 4 fokus kamu ya?^_^ kabinet km yang kini sedang dicerca... comlabs... form@t yang sedang ingin-inginnya pembaharuan... dan kuliah kamu yang ga optimal... nah, lalu kamu menjadikan pemikiran-pemikiran dari orang yang ngobrol sa...

Dialog IX : Years of Waiting

sungguh lebih pantas aku menceritakan tentang revolusi sekolah kemarin atau tentang kesibukan-kesibukanku di comlabs. atau tentang umbul-umbul serta spanduk dari km atau tentang 17 agustus. lebih pantas aku berbicara tentang oskm dan perang maya mereka dengan rektorat. namun bulan di langit malam yang dingin terlihat setelah sekian waktu. bulan sabit itu bagai langit malam yang sedang tersenyum. manis. andaikan dia seorang gadis. tabir awan kelabu terbuka. segumpal demi segumpal, kabut menyingkir dan awan menghindar dari sinarannya. namun cahaya tersebut masih terlalu beku untuk kumaknai. ada perasaan takjub sebagaimana aku melihat bulan purnama. sedangkan bunga mekar lagi. namun aku tidak seperti ibu yang tahu banyak tentang bunga. ibu bisa merawat dan memelihara bunga. namun kemampuan itu bukan yang ibu turunkan padaku. aku telah membaca maksudmu. kemukakan apa yang hendak kita utarakan. ada kenangan banyak untuk menunda pembicaraan tentang revolusi sekolah. biarlah kesibukan di coml...

Dialog VIII: In The Edge of Short Semester

banyak hal yang kuresahkan. tak mungkin banyak. pasti hanya beberapa... bisa diitung dengan jari kan? masalahnya bukan kuantitas, tapi kualitas masalahnya. oke, coba sebutin apa aja. aku ga optimal kuliah semester pendek ini. yah biasanya juga kamu ngomong gitu di akhir semester^_^. itu juga masalah. padahal belajarnya sudah lumayan lebih enak. yah... meski dosennya rada kacrut. hey dia itu dosen lo, ntar kualat lagi. iya sih... tapi tipikalnya seperti aku. ga siap ngomong tapi langsung ditumpahin. tulisan ga jelas. rada egois. bukannya mo nyalahin dosen. cuma ngomongin. iya ngerti, soalnya kalo mo nyalahin, salahin laptop kan??^_^. oke, bisa jadi, tapi dia sudah nyelamatin aku dalam berbagai kondisi. kondisi yang menyokong having fun dan kemalasanmu kan?hehehe oke, oke. dia udah banyak ngebantu kamu dalam kerja de es be. jadi intinya lo khawatir sama nilaimu kan? iya paling banter dengan kemampuanku sekarang aku dapat B atau C. tapi aku mengkhawatirkan semua sp. aku gak ngambil kidas ...

Dialog VII: Short Semester Symphony

semester pendek!!! bagaimana kabarmu?? baik. juga buruk. sudahlah, semester pendek itu untuk kebaikanmu juga... ya... dan nilaiku. juga orang tuamu. bahkan sepertinya hanya itu alasan aku kuliah... di itb. kamu tidak kelihatan seperti itu. kamu ada di itb dan ini bukan mimpi atau permainan. yah aku ada di itb dan sekarang aku paham, kenapa aku harus besyukur berada di sini. thanks to GOD and galih. hahaha... dia sangat idealis dan kritis. jalurnya berbeda dengan atasanmu yang lalu. lalu... bagaimana liburannya? liburan itu tidak pernah ada. aku bisa libur 365 hari dalam setahun. aku juga bisa mengatakan tidak libur selama 17 tahun penuh. yang ada adalah hari-hari yang bisa kau isi dengan sesuatu bermanfaat. contohnya kuliah dan sp. hehehe.... kata-katamu bagus juga. bahkan meski hanya di alam kata. ini juga berkat galih. dia banyak membuka pemikiran baru. namun ada yang inigin aku tanyakan lagi kepadanya. soal politik dan korupsi? mungkin itu karena percakapanmu dengan singa itu ya? su...