Skip to main content

Posts

Dialog LX: You Tube, I Test

kata seorang teman , blog ini membosankan, isinya hanya tulisan melulu. maka saya mencoba untuk melakukan hal umum yang ternyata hampir belum pernah saya lakukan: memasang konten dari youtube . yup, hanya untuk memuaskan generasi audiovisual. kayaknya tidak perlu dijelaskan cara memasang konten dari youtube . namun saya baru tahu kalau setidaknya ada 2 cara; memanfaatkan video bar dan posting langsung. btw karena video naif yang sebelumnya agak diprotes, saya pasang naif yang lebih bagus. hidup naif!!! btw ini settingannya dikostumisasi dari youtube-nya. pakai border, tanpa video terkait, dan warna biru. lihat juga video bar 'favorite view' di sebelah kanan. namun nampaknya jika memberatkan, video bar ini akan dicabut.

Dialog LIX: Life Lesson Part 2

#2 kalau rafi, adik sepupuku, dinasehati untuk tidak melakukan sesuatu dan diberi tahu konsekuensinya, dia selalu menjawab 'biarin'. misalnya saat ibunya bilang 'jangan nonton tivi deket-deket, ntar matanya rudak dan harus pake kacamata lho, kayak kakak' dia jawab 'biarin saya pakai kacamata mah'. bocah -_- emang enak pakai kacamata? (belum pernah juga sih, tapi katanya sih nggak enak). tapi kamu suka kan ma cowo dan cewe berkacamata? ^_^ err... masa aku suka sama cowo??? tapi emang dasar bocah kali ya, ga mikir kedepannya. gak mengkhawatirkan masa depan, hanya menginginkan kesenangan saat ini. mungkin begitulah seharusnya orang non-bocah, mengkhawatirkan konsekuensi dari apa yang diperbuatnya saat ini dan tidak fokus pada kesenangan. jadi orang non-bocah harus khawatiran terus yak?? ergh! seems right. apa aku jadi bocah aja yak? #3 sewaktu kulker (a.k.a. wisata) ke jogjakarta, saya ketinggalan rombongan yang menyebar ke pelosok jogja, memadati tempat-tempat yan...

Dialog LVIII: Chip

berawal dari rekan di buletin bits yang meminta saya untuk merangkum suatu tulisan dari majalah chip edisi 6/2003. tulisan yang ternyata memiliki tempat khusus di memori, lebih jauh lagi ia membuat saya mengenang suatu masa saat masih sering membeli majalah chip secara eceran. sejarah yang berhenti saat chip semakin mahal dan menurut teman-teman, isinya hanya iklan dan tips-tips gak penting. namun jika kalian terganggu dengan kehadiran saya berkeliaran di kampus, tidak nyaman dengan aktifitas saya di comlabs , tersakiti saat saya sibuk di form@t , sebal saat saya menolak untuk membantu karena alasan akademis, sentimen terhadap kelakuan aneh saya di sekretariat dka, muntah-muntah dengan lawakan-lawakan kering dari saya saat rapat pip , salahkan chip. dialah salah satu yang membawa saya ke sini, ke tempat saya dan anda kuliah . tahun 97-99 an, akhir tahun yang dihantui oleh y2k . musibah dunia teknologi informasi yang diramalkan akan mengguncang dunia nyata (meski nyatanya tidak terlalu...

Dialog LVII: Life Lesson Part 1

#1 adik sepupuku, rafi, ngambek karena tidak diajak ikut ke garut oleh ibunya. tentu dia tidak diajak karena hari itu dia harus sekolah. percuma ngambek saat ibunya sudah kembali. yah, namanya juga anak kecil, hal yang bagi kita mungkin kekecewaan kecil dapat dianggap sesuatu yang sangat mengesalkan. semua orang mungkin pernah seperti rafi. saya ingat saya juga pernah seperti rafi. watak itu masih berbekas, saya agak bete karena tidak bisa ikut foto bareng keluarga saat ibu dan kakak perempuanku diwisuda, terhalang suatu rapat penting di comlabs (meski nampaknya ibu lebih kecewa daripada saya). tentunya secara umum saya tidak ngambek lagi seperti waktu muda dulu. sebagai anak kecil, saya suka ngambek karena tidak diajak atau tidak bisa pergi ke suatu acara yang mengasikkan karena suatu hal yang tidak dapat ditinggalkan. saya yakin, selama saya berstatus 'anak bawang', saya selalu begitu. hingga kemudian mungkin suatu pikiran menghentikannya. pikiran yang berbunyi 'yah... su...

Dialog LVI: Warming Up

bener nih posting hanya pemanasan? bagaimana kalau membuat sesuatu yang menarik... puisi misalnya. meski suasana hati sedang begitu mellow nampaknya belum begitu siap untuk benar-benar menulis. mellow karena merasa bertampang tua tapi ga dewasa? ^_^ mungkin -_- di satu sisi tampang tua ini mengatakan pada saya 'besikaplah teguh, kuat, dan wibawa, seperti orang dewasa'. tapi hati ga bisa ditipu. saat menderita, ya perih sekujur jiwa. entah kenapa bisa menderita seperti ini. entah apa yang kutakutkan. apakah ini karena harapan yang muncul saat mengejar pertanda? beberapa minggu ini kamu seperti sibuk membaca dan mencari makna dari sesuatu yang kamu anggap pertanda. sudah lelah? coba cari dulu edisi lengkap dari buku coelho yang itu. yup, mungkin di palasari ada. buku cetakan baru itu katanya memang tidak lengkap. padahal sudah khatam pas Ramadhan kemarin. btw saat ini petunjuknya adalah '12' (bagi yang memiliki infomasi menarik seputar angka 12, tolong beritahu saya). sel...

Dialog LV: Coelho Calling?

when narcissus died, the goddesses of the forest appeared and found the lake, which had been fresh water, transformed into a lake of salty tears. "why do you weep?" the goddesses asked. "i weep for narcissus," the lake replied. "ah, it is no surprise that you weep for narcissus," they said, "for though we always pursued him in the forest, you alone could contemplate his beauty close at hand." "but..... was narcissus beautiful?" the lake asked. "who better than you to know that?" the goddesses said in wonder, "after all, it was by your banks that he knelt each day to contemplate himself!!" the lake was silent for some time. finally it said: "i weep for narcissus, but i never noticed that narcissus was beautiful. i weep because, each time he knelt beside my banks, i could see, in the depths of his eyes, my own beauty reflected." paulo coelho bukunya sudah terjual 43 juta kopi dan diterjemahkan ke dalam 56 bah...

Dialog LIV: Ngoceh Sotoy Soal RT/RW Net

rt/rw net pada tahun 1996, mahasiswa-mahasiswa umm (universitas muhammadiyah malang) menghubungkan jaringan internet di umm -yang tersambung ke jaringan ai3 indonesia melalui globalnet di malang dengan gateway internet di itb- dengan kosan-kosan serta perumahan di sekitar kosan mereka. inilah cikal bakal rt/rw net. pada sumber lain, dikatakan bahwa rt/rw net lahir dari diskusi yang dilakukan oleh pakar teknologi informasi indonesia, dr. onno w. purbo, dengan berbagai lapisan masyaraka t saat melakukan roadshow seminar tentang warung internet pada awal tahun 1999. pada tahun yang sama, michael sunggiardi, seorang pengusaha internet yang juga ikut roadshow bersama dr. onno, mengimplementasikan rt/rw net di tempat tinggalnya, perumahan baranangsiang indah bogor. spanduk rt/rw net pertama di bogor (www.michael.sunggiardi.com) rt/rw net adalah suatu sistem lay anan jaringan internet yang konsepnya adalah menyalurkan koneksi internet broadband yang didapat melalui jalur khusus atau leased l...